Apa Saja Yang Bisa Ditransaksikan Dalam Bisnis PPOB Sebagai
Usaha Rumahan Bisnis PPOB, Apakah Menguntungkan Buat Usaha Sampingan? Seperti
dijelaskan dalam alinea awal tulisan ini bahwa loket pembayaran online atau
PPOB memiliki banyak fungsi transaksi, untuk lebih jelasnya maka dapat dilihat
dari rincian berikut ini.
> Bayar Tagihan
Listrik, bisa berupa pembayaran tagihan listrik bulanan dan pembelian Token
PLN untuk para pelanggan pra bayar.
> Pembayaran Tagihan
PDAM juga dapat dilakukan di loket PPOB terdekat.
> Pembayaran Telepon, pelanggan telepon fixed (telepon
kantor atau rumah) dari Telkom dapat membayar tagihan telepon atau internet
speedy. Atau bisa juga membeli voucher pulsa HP dan membayar pulsa HP pasca
bayar.
> Bayar Kreditan,
biasanya PPOB juga melayani angsuran bulanan perusahaan pembiayaan seperti
Adira Finance, ITC Multi Finance, BFI Finance Indonesia, Toyota Astra Finance,
Suzuki Finance dan perusahaan pembiayaan lainnya. Sehingga para debitur tak
perlu kesulitan untuk membayar angsuran kredit setiap bulannya karena aktivitas
tersebut dapat dilakukan di agen PPOB terdekat dari rumahnya seperti misalnya
Kantor Pos Indonesia. Selain pembayaran angsuran kredit kendaraan bermotor
semacam itu, loket PPOB juga biasanya melayani cicilan pembayaran kartu kredit
seperti dari ANZ, Citibank, HSBC, BII, bank Danamon dan lain-lainnya.
> Iuran TV Kabel setiap bulan yg harus dibayar oleh para
pelanggannya dapat dilakukan melalui agen PPOB.
Ini merupakan langkah
terobosan agar masyarakat atau konsumen dapat memiliki pilihan pembayaran saat
melakukan kewajibannya dengan mudah dan cepat.
Persayaratan utama jika ingin membuka bisnis rumahan seperti
PPOB adalah lokasi strategis seperti misalnya di sebuah pinggir jalan besar,
memiliki tempat usaha yang reprensentatif, seperangkat komputer, sambungan
internet dan juga printer. Sedangkan keuntungan dari agen PPOB diperoleh dari
biaya administrasi dari setiap transaksi pembayaran dimana tarif biaya admin
tersebut bervariasi mulai dari Rp. 1.600/transaksi pembayaran. Memang jika
dihitung sangat kecil nilainya bila dibandingkan dengan modal yang harus
dikeluarkan untuk membuka usaha PPOB dan investasi untuk modal tersebut
kemungkinan kembali (break event point) sangat tergantung dari jumlah transaksi
yg dilakukan setiap bulannya.
Semakin banyak transasksi maka kecepatan kembalinya modal
usaha menjadi lebih cepat. Peluang bisnis PPOB (Payment
Point Online Bank) memang tidak dianjurkan untuk dijadikan peluang usaha utama
jika Anda ingin menjalani usaha rumahan. Sebaiknya loket pembayaran online tersebut
dipadukan dengan bisnis kecil lain seperti menjual minuman ringan, jasa kurir
dan sebagainya. Intinya, sebuah usaha PPOB tidak dapat dijadikan usaha
sampingan yang cepat balik modal karena selain keuntungannya belum dapat
dipastikan setiap harinya, jumlah pesaing pun tidak sedikit dalam bisnis PPOB tersebut.